KAJIAN ISLAM DAN KARYA PENA

KAJIAN ISLAM YANG MEMUAT HAL-HAL BERKAITAN TENTANG PENGETAHUAN ISLAM BAIK SADURAN ATAU KARYA ASLI. BAIK HAL AKIDAH, MUAMALAT, FIKIH ATAUPUN TASKIYATUN NUFS (PENYUCIAN HATI)

JUGA KARYA PENA UMUM BERUPA PUISI CERPEN DAN KARANGAN ATAU ILMU PENGETAHUAN UMUM DAN PENELITIAN ILMIAH

Selasa, 04 Januari 2011

Kedustaan Gelang Keseimbangan

Kedustaan Gelang Kesimbangan
Situs Power Balance mendadak kebanjiran pengunjung hari ini. Akibatnya, situs produsen gelang keseimbangan yang mahal itu sulit dibuka. Ada apa gerangan? Adalah halaman iklan berisi koreksi di http://powerbalance.com/australia/ca, yang dibanjiri tautan dari mana-mana, seperti situs Gizmodo, Reddit, hingga berbagai forum di berbagai negara. Pasalnya, di halaman itu, Power Balance membuat pengakuan bahwa klaim ajaib gelang tangan itu adalah bohong belaka.

"Dalam iklan, kami menyatakan bahwa gelang tangan Power Balance meningkatkan kekuatan, keseimbangan dan fleksibilitas Anda. Kami mengakui bahwa tak ada bukti ilmiah kredibel yang mendukung klaim kami," demikian pernyataan di situs itu, yang dilanjutkan dengan mengakui pelanggaran undang-undang praktek perdagangan.

Power Balance juga menawarkan opsi pemulangan uang yang sudah dibayarkan untuk produk mereka. Caranya, kunjungi situs mereka (yang masih sulit diakses), atau menghubungi nomor tertentu. "Penawaran (pengembalian uang) berlaku hingga 30 Juni 2011."
Pengakuan Power Balance itu diumumkan setelah tekanan dari Komisi Konsumen dan Kompetisi Australia, Desember lalu. Selain di situs sendiri, mereka juga mengumumkannya di media Australia. Sebelum ini, produsen gelang itu diserang oleh asosiasi konsumen di berbagai negara Eropa karena klaim tak masuk akal tadi. Menurut situs Gizmodo.com, agaknya ini adalah pertama kalinya sebuah badan berwenang memaksa mereka mengakui bohongnya klaim itu.

Di Italia pun, otoritas mendenda Power Balance sebesar 300 ribu Euro karena tak punya bukti ilmiah atas klaim mereka.
Gelang Power Balance mengklaim menggunakan teknologi holografik yang mempengaruhi energi alamiah tubuh. Terdengar aneh, memang. Tapi tampaknya itu terhapus oleh pemasaran viral dan tren yang dimulai dari atlet dan seleb. Meski harganya ratusan ribu rupiah, tetap saja laku.

Nah, buat Anda yang memakai gelang Power Balance di tangan, segera copot gelang itu sebelum ditertawakan lebih banyak orang. Jangan lupa, ada opsi uang kembali. Manfaatkan segera!
Ini juga bisa kembali menjadi peringatan bagi Anda yang memakai kalung-kalung maupun gelang-gelang tertentu dengan klaim serupa. Mari, gunakan akal sehat.
Dodi IR; foto: Jordan Strauss/WireImage.com

Pernyataan Asli yang dimuat dalam situs perusahaan mereka:
 POWER BALANCE WRISTBANDS
In our advertising we stated that Power Balance wristbands improved your strength, balance and flexibility.
We admit that there is no credible scientific evidence that supports our claims and therefore we engaged in misleading conduct in breach of s52 of the Trade Practices Act 1974.
If you feel you have been misled by our promotions, we wish to unreservedly apologise and offer a full refund.
To obtain a refund please visit our website www.powerbalance.com.au or contact us toll-free on 1800 733 436
This offer will be available until 30th June 2011. To be eligible for a refund, together with return postage, you will need to return a genuine Power Balance product along with proof of purchase (including credit card records, store barcodes and receipts) from an authorised reseller in Australia.
This Corrective Notice has been paid for by Power Balance Australia Pty Ltd and placed pursuant to an undertaking to the Australian Competition and Consumer Commission given under section 87B of the Trade Practices Act, 1974.

*Nah dari berita ini kita dapat simpulkan kan kalau gelang itu memang benar2 untuk kepentingan bisnis belaka, namun bisa menggugurkan keyakinan kita pada Kekuasaan Allah Ta'ala. Simaklah hadist berikut ini:
Imam Ahmad meriwayatkan sebuah hadits berasal dari Imran bin Hashin, bahwasanya Rasulullah shalallahu 'alaihi wasallam pernah melihat pada bagian atas lengan seseorang terdapat sebuah gelang terbuat dari kuningan. Dengan nada mencela beliau bertanya: "Gelang apakah yang engkau pakai?" Orang yang ditanya menjawab:" Saya memakainya untuk menyembuhkan sakit encok (reumatik). Seketika itu juga Rasulullah shalallahu 'alaihi wasallammemperingatkan:
"Itu hanya memberatkan dirimu, buanglah! Bila engkau mati dalam keadaan masih memakai gelang itu, engkau tidak akan memperoleh keberuntungan selama-lamanya!"

 Atas dasar itulah para sahabat Nabi dan kaum Tabi'in sangat keras mencela dan tidak dapat membiarkan pemakaian jimat apa saja. Pada suatu hari Hudzaifah melihat seorang mengikatkan seutas benang pada bagian tubuhnya. Di depan orang itu Hudzaifah membaca firmanNya:
"Dan sebagian besar dari mereka tidak benar-benar beriman kepada Allah karena masih mempersekutukanNya(dengan yang lain)." (QS.Yusuf: 106)

Nah, ini saya kutip dari Riwayat Hadist loh!! jadi yang mencela bukan saya, namun Rasulullah Shalallahu 'alaihi wasallam dan para sahabatnya dengan celaan keras namun sangat sopan. Celaan ini tidak Beliau Shalallahu 'alaihi wasallam dan para sahabatnya radhiyallahu 'anhuma ajukan melainkan adanya rasa sangat kasih sayang terhadap Ummatnya yaitu Kaum Muslimin yang telah berbaiat dengan dua kalimat syahadat mereka. 

So Solusinya???
1. Copotlah gelang itu, karena dari pihak pabriknya saja sudah mengakui bahwa itu hanya iming-iming bisnis. Jangan sampai mau ditipu lagi
2. Yakinlah bahwa Allah Ta'ala yang akan melindungi kita, menyehatkan/menyakitkan kita dengan kemaslahatan yang tentunya Ia Ta'ala Maha Mengetahuinya, serta menyeimbangkan tubuh kita atau memiringkannya. 
3. Laksanakan perintahNya dengan sekuat tenaga kita dan jauhi semua laranganNya.

Renungan: Coba sejukkan barang sejenak hati kita dengan merenungi hadist Rasulullah Shalallahu 'alaihi wasallam berikut ini:

 Dari Abul ‘Abbas ‘Abdullah bin ‘Abbas ra ia mengatakan, “Pada suatu hari ak pernah dibonceng dibelakang Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wassalam, lalu beliau bersabda, “Wahai anak muda, aku akan mengajarkan kepadamu beberapa kalimat: ’Jagalah Allah, niscaya Allah menjagamu. Jagalah Allah, maka engkau akan mendapati-Nya dihadapanmu. Jika engkau memohon, mohonlah kepada Allah, dan jika engkau meminta pertolongan, mintalah pertolongan kepada Allah. Ketahuilah bahwa seandainya suatu kaum berkumpul untuk memberi suatu manfaat kepadamu, maka mereka tidak dapat memberi manfaat kepadamu kecuali dengan sesuatu yg telah ditetapkan Allah untukmu. Sebaliknya, jika mereka berkumpul untuk memberi suatu kemudharatan kepadamu, maka mereka tidak dapat memberi kemudharatan kepadamu kecuali dengan sesuatu yg telah Allah tetapkan atasmu. Pena telah diangkat dan lembaran-lembaran telah kering.’” (HR. At-Tirmidzi, dan ia berkata,” Hadist ini hasan shahih).
Allahu a'lam

Malang, 1 Shafaf 1432 H / 5 januari 2011
@nd

Rujukan:
1. Hadist Sahih Riwayat Imam Ahmad dalam http://alqalam.8m.com/viii/qal02.htm, didownload pada 1 Shafar 1432 (15 Januari 2011)
4. Abu Dzubair. http://abuzubair.wordpress.com/2007/07/15/test-tulisan/. Didownload pada 1 Shafar 1432 (5 Januari 2011)
Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di Suara Nada Islami

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan Berdiskusi...Tangan Kami Terbuka Insya Allah