KAJIAN ISLAM DAN KARYA PENA
KAJIAN ISLAM YANG MEMUAT HAL-HAL BERKAITAN TENTANG PENGETAHUAN ISLAM BAIK SADURAN ATAU KARYA ASLI. BAIK HAL AKIDAH, MUAMALAT, FIKIH ATAUPUN TASKIYATUN NUFS (PENYUCIAN HATI)
JUGA KARYA PENA UMUM BERUPA PUISI CERPEN DAN KARANGAN ATAU ILMU PENGETAHUAN UMUM DAN PENELITIAN ILMIAH
Home »
Posts filed under Kata Mutiara
Tiada menyesal tatkala sudah berikhtiar maksimal ternyata gagal, itulah tawakal.
Terus mengharap kebaikan yang kekal, padahal tiada ikhtiar yang benar, itulah para pengkhayal
RENUNGAN:
BAHAYA FITNAH DAJJAL
Tatkala
dikatakan saat ini kepada banyak orang yg mengaku Muslim, "Dajjal akan
datang, dia bermata satu, rambutnya kriting dan pendek, kulitnya kemerahan.
Allah tlah mengijinkannya tuk membuat fitnah sebagai ujian pada manusia akhir
zamman, airnya hakekatnya api, dan apinya hakekatnya air. Syurganya hakekatnya
neraka, dan nerakanya hakekatnya Syurganya Allah. Dia diberikan kemampuan
menurunkan hujan&menghentikannya, menyembuhkan orang sakit&menghidupkan
orang mati. Atas kemampuan (yg hakekatnya diijinkan Allah) itu dia menjadi
sombong. Laknatullah Dajjal itu pun mengaku nabi, kemudian mengaku tuhan,
merusak di muka bumi dg lambang di dahinya yg bertuliskan kaf, fa, dan ro.
Lantas bila ditanyakan, APAKAH KALIAN AKAN MENGIKUTINYA?
Tentu orang Muslim yg waras saat ini menjawa TIDAK!
Tapi, belumlah Dajjal muncul (Alhamdulillah), banyak di antara mereka kok
mengucapkan, "Apakah kita akan mengikuti syariat Islam murni yg sudah
ketinggalan zamman? Bukankah ini sudah modern&harus ada
perkembangan&fleksibel dalam menegakkan ajaran tauhid?" Ada juga yg
mengatakan, "Bukankah semua ajaran agama itu baik,
berketuhanan&mengajarkan kasih sayang kepada manusia?" HAH? Dan banyak
pula yg mengatakan dg logikanya, kata fulan begini dan begitu.
Lantas, apakah tatkala Dajjal bisa menurunkan hujan&menghidupkan orang mati
tak bisa dikatakan Tuhan menurut logika? Maka, bagaimana mungkin mereka bisa
menghindar dr ajakan Dajjal kepada kebatilan????
INILAH FITNAH yg muncul sebelum Dajjal muncul, hingga tatkala si laknatullah
itu muncul, banyaklah orang yg menjadi pengikutnya. Hasbunallah wa ni'mal
wakil. Semoga Allah melindungi kita dr fitnah besar baik sebelum Dajjal muncul
atau setelahnya. Aamiin
RENUNGAN: RISIKO TAUHID

Nabi Muhammad ibn Abdillah, tak
dibenci oleh orang2 kafir karena sosok pribadinya. Yah, bukankah Beliau sosok
yg Al-Amin (dipercaya), santun, hingga Beliau menyuapi orang Yahudi yg sakit?
Tapi beliau dihinakan orang2 Kafir dr kalangan Musyrik, Nasrani&Yahudi
Karena menegakkan Laa ilaha ilallah Muhammad Rasulullah secara keseluruhan yg
tertuang dlm syariat Islam.
Banyak yg menyangka,
kalimat tauhid itu hanyalah Beragama Islam dg Sholat, Puasa, Zakat, dan Haji,
titik. Bukan! bukan hanya itu, tapi menjalankan semua syariat2Nya yg dibawa
RasulNya.
Banyak yg menyangka bahwa kalimat tauhid itu, tak
menyembah patung, tak zina, tak mencuri&maksiat2 yg manusia merasa itu hal
buruk. TIDAK, Tidak cukup itu, tapi menafikkan/menolak semua hal yg dibenci
Allah&RasulNya. Termasuk di dalamnya, ajaran, pemahaman dan keyakinan yang
tak diajarkan Allah melalui syariat Islam yg dibawa Rasulullah Muhammad
shalalahu 'alaihi wa sallam. Sebagaimana menafikkan demokrasi, pluralisme,
sekulerisme, liberalisme, dan isme yg lain di luar syariat Islam.
ANDAI
Andai kita berada di samping Rasulullah
Shalallahu 'alaihi wa sallam saat detik2 wafatnya beliau, mungkin kita tak
tahan meneteskan air mata dan semakin eratlah kita saat itu untuk berjanji
memegang sunnahnya
Andai Orang-orang ahli bid'ah berada di samping Rasulullah Shalallahu 'alaihi
wa sallam saat detik2 wafatnya, mungkin mereka tak tahan menahan tetesan air
matanya. Dan akan berjanji untuk tidak membuat ajaran-ajaran ibadah baru tuk
selamanya saat itu.
Andai Orang-orang Liberal (JIL) atau munafik ada di samping Rasulullah saat
detik2 wafatnya, mungkin mereka tak akan tahan meneteskan air mata. Dan mereka
akan berjanji akan memeluk Islam secara keseluruhan dan meninggalkan
ejekan-ejekan mereka terhadap Allah, RasulNya, syariatNya, dan ummat Islam.
Andai orang-orang Kafir dari kalangan Ahli Kitab (Yahudi&Nasrani) berada di
samping Rasulullah Shalallahu 'alaihi wa sallam saat detik-detik wafatnya,
mungkin mereka tak tahan meneteskan air mata. Dan mungkin akan mengucapkan
Laailaha ilallah Muhammad Rasulullah dengan berjanji akan menjalankan syariat
Islam saat itu.
Andai orang-orang kafir dari kalangan Musyrikin berada di samping Rasulullah
Shalallahu 'alaihi wa sallam saat detik-detik wafatnya, mungkin mereka tak
tahan meneteskan air mata. Dan mungkin mereka akan membuang
sesembahan-sesembahan mereka selain Allah dan akan mengucapkan Laa ilaha
ilallah, Muhammad Rasulullah dan berjanji berjihad di jalanNya.
TAPI,
Semua itu hanyalah Andai.
Abu Bakar, Umar, Utsman, Ali, Fatimah dan seluruh sahabat adalah saksi
sakaratul maut beliau. Jibril alaihissalam sampai berpaling muka karena tak
tahan melihat Sang Utusan Allah ditarik ruhnya untuk menghadap Rabbul 'Izzah.
Maka, inilah ujian. Ada Muqqorobbin (Orang yang didekatkan karena berlomba2
dalam kebaikan, Mukmin (Orang Islam yang berupaya memegang teguh al-qur'an dan
sunnah), Muslim (orang Islam secara umum), Munafik (Menampakkan kecintaan kpd
Islam tapi menyembunyikan kecintaan kepada orang kafir), dan Kafir (Tertutup
dari kebenaran).
Semoga Allah mewafatkan kita di atas Al-Qur'an dan Sunnah, Husnul Khotimah dan
dijauhkan dari Su'ul Khotimah serta adzab kubur, dahsyatnya mahsyar, serta
adzab neraka. Aamiin